Rupiah di Level Rp15.100 Perdolar, Yan Harahap Ungkit Pernyataan Lama Lana Soelistianingsih: Dulu Katanya akan Tembus Rp10 ribu

  • Bagikan
Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat, Yan A Harahap [email protected]

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Politisi Partai Demokrat Yan A Harahap ungkit pernyataan lama Lana Soelistianingsih. Ia membandingkannya dengan pelemahan rupiah yang hari ini tembus Rp15.100 Perdolar.

Bukannya rupiah makin kuat sesuai prediksi Lana Soelistianingsih, Yan A Harahap bilang malah makin jauh dengan kenyataan.

“Omongan ekonom pendukung @jokowi yang dulu mengatakan jika Jokowi jadi Presiden rupiah akan tembus Rp. 10.000/$, ternyata ‘makin jauh’ dari kenyataan,” ungkapnya melalui akun Twitter pribadi, Senin (26/9/2022).

Pada 2014, Lana Soelistianingsih menyebutkan, jika Jokowi menang pada Pilpres 2014. Maka nilai tukar (kurs) rupiah akan menguat signifikan.

Dia memperkirakan penguatan akan sangat tajam bahkan bisa mencapai level Rp 10 ribu per dolar Amerika Serikat.

Sementara itu kata Yan A Harahap, Lana Soelistianingsih saat ini sudah menjadi Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif Lembaga Simpan Pinjam (LPS).

“Sementara ‘imbalan’ jabatan Kepala Eksekutif LPS sudah di tangan,” bebernya.

Nilai Rupiah diketahui terjun bebas melawan dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan Senin (26/9/2022). Indeks dolar AS yang terus meroket membuat rupiah terus terpuruk hingga menembus Rp 15.100/US$.

Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan melemah 0,1% ke Rp 15.050/US$. Depresiasi semakin membengkak menjadi 0,43% ke Rp 15.100/US$ pada pukul 9:08 WIB. Level tersebut merupakan yang terlemah sejak Mei 2020. 

(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan