Banjir Pakistan, Indonesia Kirim 80 Bantuan Mulai Pakaian hingga Obat-obatan

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo menempelkan stiker Bendera Indonesia dalam upacara pelepasan bantuan untuk Pakistan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (26/9). (BNPB)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tiga pesawat yang berisi bantuan berupa pakaian, tenda, dan obat-obatan diterbangkan secara bertahap menuju Pakistan yang tengah dilanda banjir dan tanah longsor. Selain itu, Indonesia akan mengirimkan tenaga medis.

Kemarin (26/9) Presiden Joko Widodo melepas bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia untuk korban bencana Pakistan di Landasan Udara Halim Perdanakusuma. Dia menyampaikan dukacita mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana tersebut.

“Bencana di Pakistan juga menimbulkan dampak yang luas bagi rakyat Pakistan. Di antaranya, kerusakan lahan pertanian, sekolah, rumah, dan infrastruktur, serta memaksa kurang lebih 800 ribu orang mengungsi,’’ tutur Jokowi.

Indonesia menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bantuan tunai sekitar USD 1 juta. Ada pula bantuan kebutuhan dasar untuk masa tanggap darurat. Jokowi juga mengutus Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menuju lokasi bencana untuk memimpin misi kemanusiaan.

Selain bantuan pemerintah, kata Muhadjir, ada bantuan organisasi kemasyarakatan dan NGO. Indonesia juga akan mengirim tenaga medis ke Pakistan. Itu sesuai dengan permintaan pemerintah Pakistan. Tim medis akan diambil dari Kementerian Kesehatan, TNI, dan Polri.

Kepala BNPB Suharyanto menyatakan, dua pesawat yang diberangkatkan kemarin hanya membawa bantuan dari pemerintah Indonesia. Setidaknya ada 80 ton bantuan dengan 12 jenis barang yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Untuk bantuan dari organisasi swasta, masyarakat, NGO, dan lainnya, pihaknya memberikan kesempatan pengumpulan hingga 3 Oktober 2022. Di sisi lain, KBRI Islamabad dan KJRI Karachi telah berinisiatif menggalang bantuan kemanusiaan bersama para pelajar Indonesia dan diaspora Indonesia di Pakistan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan