Dua Kali Mangkir, Habiburokhman Minta KPK Tak Ragu Jemput Paksa Lukas Enembe

  • Bagikan
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman menyampaikan, pihaknya akan memanggil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman terkait tersebarnua video soal dirinya memerintahkan jajaran TNI AD untuk menyampaikan protes. (Hendra Eka/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak ragu menjemput paksa Gubernur Papua Lukas Enembe. Terlebih, KPK sudah melayangkan surat pemanggilan sebanyak dua kali, namun tidak ada langkah kooperatif dari Lukas Enembe.

“Ya, apapun yang menjadi ketentuan kalau dipanggil sekali dua kali, ya terhadap pihak lain kan dikenakan jemput paksa. Ya, jangan ada juga (KPK ragu),” kata Habiburokhman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).

Legislator Partai Gerindra ini menekankan, jika KPK kalah dengan Lukas Enembe akan menjadi preseden buruk penegakan korupsi di Indonesia. Namun, dia meyakini KPK akan melakukan upaya paksa terhadap Lukas Enembe.

“Tapi, saya yakinlah teman-teman KPK tahu solusinya untuk menegakkan hukum ya dengan pas dengan benar,” tegas Habiburokhman.

Sebelumnya, Kepala bagian pemberitaan KPK Ali Fikri menyayangkan ketidakhadiran Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas berasalasan sakit sehingga tidak hadir dalam pemeriksaan penyidik KPK.

“Hari ini, Senin 26 September 2022, KPK sedianya melakukan pemeriksaan terhadap saudara LE Gubernur Papua, namun sampai dengan saat ini yang bersangkutan belum memenuhi panggilan tersebut,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan.

“Kami tentu menyayangkan sikap saudara LE yang memilih untuk tidak memenuhi panggilan tim prnyidik KPK,” sambungnya.

Meski pihak kuasa hukum Lukas Enembe telah menyampaikan rencana ketidakhadiran tersebut, dengan alasan kondisi kesehatannya. Namun, sampai dengan hari ini KPK belum mendapatkan informasi yang benar dari pihak dokter ataupun tenaga medis yang menerangkan kondisi Lukas Enembe.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan