Heboh Video Andi Arief, Said Abdullah: Tontonan Ini Sangat Tidak Menarik bagi Masyarakat dan Sungguh Tidak Mendidik

  • Bagikan
Anggota Komisi XI DPR Said Abdullah mendukung sikap pemerintah Indonesia dalam upaya ikut menurunkan tensi ketegangan antara Rusia dan Ukraina. (dok DPR RI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Said Abdullah mempertanyakan keteladanan yang mau ditunjukan Partai Demokrat dalam berpolitik.

Hal itu berkaca dari video pernyataan Andi Arief berdurasi satu menit 51 detik. Said merasa banyak informasi sesat dilontarkan Ketua Bappilu Partai Demokrat itu dalam video yang beredar di jejaring WhatsApp.

"Keteladanan seperti apa yang akan ditunjukkan kepada masyarakat, jika Demokrat dalam hal ini terus menerus memborbardir hoaks kepada masyarakat," ungkap Ketua Banggar DPR RI ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).

Said menyebut pernyataan yang disampaikan Andi Arief hanya memperkeruh iklim demokrasi, karena memancing sisi curiga antaraktor politik.

"Kalau elite saling curiga dan dilempar ke publik, tontonan ini sangat tidak menarik bagi masyarakat dan sungguh tidak mendidik," ujar dia.

Sebelumnya, beredar video berdurasi satu menit 51 detik di jajaring WhatsApp yang merekam Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief sedang berbicara tentang isu perpolitikan di Indonesia.

Tampak, tertulis Jiwa Demokrat di sisi atas video saat Andi Arief yang mengenakan kemeja biru sedang berbicara.

Andi Arief dalam video awal menyebut ada dugaan pemanfaatan penegak hukum meski tidak dirinci waktu penggunaan hal tersebut.

"Jadi arah ke sana, memanfaatkan aparat penegak hukum, sangat mungkin bisa terjadi," kata aktivis 1998 itu dalam video yang beredar, Senin (26/9).

Andi Arief dalam video yang beredar kemudian menyinggung tentang potensi Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menjadi capres.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan