Jokowi Keluarkan Inpres Mobil Listrik, Jatamnas: Justru Menguntungkan Oligarki

  • Bagikan
Presiden Jokowi saat menjajal mobil listrik di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Twitter @jokowi)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) menilai Intruksi Presiden (Inpres) soal percepatan pelaksanaan kendaraan listrik di Indonesia mengorbankan rakyat dan memanjakan oligarki.

Kordinator Jatamnas Melky Nahar mengatakan, Inpres Nomor 7 Tahun 2022 adalah rentetan kado istimewa dari Presiden Jokowi untuk oligarki, dimana sebagian penerima manfaatnya ada di lingkaran istana negara.

“Betul. Inpres itu tidak berdiri sendiri. Sejak terpilih untuk periode kedua, sejumlah regulasi dan kebijakan dibuat justru banyak menguntungkan oligarki,” kata Melky Nahar kepada Fajar, Minggu (26/9/2022).

Rentetan kado pada oligarki yang dimaksud, yakni revisi Undang-Undang (UU) Minerba, UU Cipta Kerja, hingga Inpres percepatan program kendaraan listrik yang memberikan sejumlah insentif ke pelaku bisnis.

“Para pelaku bisnis ini, tak hanya industri tambang, otomotif, dan elektronik (ekosistem kendaraan listrik), tetapi juga sejumlah elit politik yang udah terjun dalam bisnis yang sama,” imbuhnya.

Yang paling menyebalkan kata Melky Nahar, Inpres dengan menunjuk Menko Marinvest Luhut sebagai kordinator ini menggunakan APBN dan APBD.

“Sudah warga di daerah lingkar tambang menderita akibat pembongkaran nikel, elit yang berkuasanya memanfaatkan produk kendaraan listrik itu menggunakan dana rakyat lagi. Kan, menjengkelkan!” Tandas Melky Nahar.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan