Lukas Enembe Terjerat Kasus Korupsi, Politisi Demokrat Minta Diproses Sesuai Aturan Hukum: Bukan Seturut Selera Penguasa

  • Bagikan
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Benny K Harman. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Benny K. Harman mengaku mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan KPK dalam memberantas kasus korupsi.

Termasuk dalam kasus dugaan gratifikasi yang menyeret nama Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga merupakan kader separtainya.

“Kita dukung Presiden dan dukung penuh KPK berantas korupsi, tangkap semua para kepala daerah yg jelas2 disangka melakukan korupsi,” ujarnya dalam akun sosial medianya, Selasa, (27/9/2022).

Namun, dia meminta agar hukum dilaksanakan sesuai aturan bukan sesuai selera penguasa.

“Tapi laksanakan itu seturut kehendak aturan hukum, bukan seturut selera penguasa apalagi hanya tajam ke lawan dan tumpul ke kawan.#RakyatMonitor#,” tambahnya.

Sebelumnya, Jokowi meminta semua pihak dapat menghormati proses hukum yang berlaku.

"Saya sudah sampaikan juga agar semuanya menghormati panggilan dari KPK, menghormati proses hukum yang ada di KPK, semuanya,” ujar orang nomor satu Indonesia ini.

Sementara itu, Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening memohon maaf, Lukas tak sempat menghadiri pemanggilan KPK pada 26 September kemarin karena dikabarkan sakit.

“(Lukas Enembe) Sakit tidak bisa hadir. Kondisi dia menurun, kaki sudah mulai membengkak, sakit ginjal, tekanan darah tinggi, jantung bocor dan diabetes," kata Stefanus saat jumpa pers di Jakarta Selatan, kemarin. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan