Polda Metro Jaya Bentuk Pasukan Basmalah, Novel Bamukmin Bilang Tidak buat Umat Islam Simpati kepada Irjen Fadil Imran

  • Bagikan
Novel Bamukmin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin menanggapi puluhan personel bernama ‘Pasukan Basmallah’ yang dikerahkan Polda Metro Jaya untuk mengamankan aksi di depan DPR hari ini.

Pasukan Basmallah yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, kata Novel, tidak akan membuat umat islam simpati kepada jenderal bintang dua itu.

“Apa yang dilakukan oleh Fadil tetap tidak akan mejadikan masyarakat khususnya umat islam yang cinta keadilan bersimpati,” kata Novel saat dihubungi pojoksatu.id, Selasa (27/9/2022).

Menurut Novel, pasukan atas nama agama yang diturunkan Fadil Imran itu justru hanya akan membuat gaduh para massa.

Apalagi, kata dia, bila dalam aksi penolakan harga BBM itu adanya tindakan kekerasan yang dilakukan aparat.

“Justru dengan pasukan atas nama agama itu bisa menjadi bertambah semakin gaduh karena atas nama agama umat islam yang cinta keadilan akan bisa terjadi benturan,” ujarnya.

Murid Habib Rizieq ini juga menegaskan, yang diinginkan para massa aksi atau masyarakat saat ini, Fadil Imran itu harus dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya.

“Karena yang diingin kan masyarakat adalah agar Fadil dicopot karena sudah jelas dugaan keterlibatan Fadil pada kasus Sambo dan KM50 tidak bisa dibohongi,” ujarnya.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menerjunkan puluhan personel bernama ‘Pasukan Basmallah’ dikerahkan dalam aksi demo di depan Gedung DPR/MPR RI, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 27 September 2022.

Sedikitnya ada 30 personel pasukan Basmallah yang diterjunkan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan