Soal Mafia Tanah, Ini Penegasan Jaksa Agung

  • Bagikan
Jaksa Agung ST. Burhanudin menyatakan aparat Kejaksaan siap mengawal program Pemulihan Ekonomi Nasonal (PEN). (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Agung ST Burhanuddin tegaskan Kejaksaan Agung RI serius memberantas mafia tanah. Bukti keseriusan itu, bebernya, dengan pembentukan Satgas Mafia Tanah.

Hal itu diungkapkan Jaksa Agung pada cuitan Twitternya.

"Kejaksaan sangat konsen terkait kasus mafia tanah. Pembentukan Satgas Mafia Tanah bukti keseriusan Kejaksaan dalam memberantas mafia, sehingga ada kepastian berusaha, berinvestasi dan tanah-tanah masyarakat dapat terlindungi haknya dengan baik, termasuk tanah negara," tulis ST Burhanuddin yang dikutip FAJAR.CO.ID, Selasa (27/9/2022).

Sebelumnya, Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah telah terbit. Pelaksanaan Satgas Mafia Tanah itu yang dilaksanakan Bidang Intelijen, Pedata dan Tata Usaha Negara, dan Pidana Militer.

Jaksa Agung juga menerbitkan Surat Perintah Jaksa Agung Nomor: PRIN-8/A/JA/01/2022 tentang Pembentukan Anggota Tim Pemberantasan Mafia Tanah yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, dan wakil sekretaris.

Kepala Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana, di Jakarta, Selasa (14/6), menyampaikan, pemberantasan mafia tanah ini dikoordinir oleh Bidang Intelijen yang bertugas berkoordinasi dan kerja sama dengan kementerian/lembaga terkait, termasuk koordinasi dalam pengamanan pelaksanaan tugas.Kemudian, menyediakan sarana aduan daring (online) yang dapat diakses masyarakat secara mudah.

Selanjutnya, melakukan optimalisasi dengan mengedepankan kualitas dan objektivitas dengan melibatkan stakeholders. Kemudian, pemberantasan mafia tanah mewujudkan wilayah bebas dari koupsi (WBK) dan wilayah birokrasi Bersih dan melayani (WBBM), good governance, dan penyelenggaraan pelayanan bidang pertanahan. Terakhir, pelaporan hasil kegiatan dilakukan secara berjenjang. (eds)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan