Sri Mulyani Pastikan Dunia Jatuh ke Jurang Resesi Ekonomi Tahun Depan, Faizal Assegaf: Rakyat Makin Pesimis dengan Pilpres

  • Bagikan
Faizal Assegaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Mencerna pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memastikan, dunia jatuh ke jirang resesi ekonomi tahun depan, kritikus Faizal Assegaf semakin pesimis dengan Pilpres yang akan digelar kurang lebih satu tahun lagi.

"Rakyat makin pesimis dgn Pilpres, amuk tsunami ekonomi dikhawatirkan trjadi. Parah!," ujar Faizal dikutip dari unggahan twitternya, @faizalassegaf (27/9/2022).

Faizal juga menyinggung pernyataan Sri Mulyani tentang dana asing. Menkeu Sri Mulyani menyebutkan terdapat dana asing keluar sebesar 9,9 miliar dolar AS atau setara Rp148,11 triliun dari pasar obligasi negara emerging market alias pasar berkembang, termasuk Indonesia, sejak Januari hingga 22 September 2022.

"Hingga 22 Sep 2022 dana asing yg kabur capai Rp 148,11 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN)," lanjut Faizal.

Menurut Sri Mulyani, kondisi tersebut dipicu oleh volatilitas pasar keuangan akibat dinamika global saat ini, khususnya disebabkan oleh kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, yang perlu terus diwaspadai.

Pasca pertemuan The Fed pada bulan Juli 2022, sempat terjadi sentimen positif karena kenaikan suku bunga acuan dan pertumbuhan ekonomi AS yang sesuai ekspektasi pasar.

Dengan demikian hingga Agustus 2022, pasar obligasi Indonesia mencatatkan arus modal masuk sebesar Rp8,27 triliun. Namun per September 2022, terjadi arus modal keluar dari pasar obligasi tanah air senilai Rp16,3 triliun. Portofolio investor global masih overweight terhadap obligasi Indonesia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan