7 Manfaat Jamu yang Jarang Diketahui Orang

  • Bagikan
Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID -- Indonesia sangat kaya akan rempah-rempah dengan berbagai manfaat yang diberikannya. Tak hanya digunakan sebagai bumbu saja, rempah-rempah biasanya juga digunakan sebagai bahan baku dari jamu tradisional. Mulai dari beras kencur, kunir asem, jamu anti linu dan masih banyak jenis lainnya.

Menurut Lotte Mart,  jamu tradisional bisa dibuat dengan bahan-bahan yang sederhana.

Tetapi apa saja sih sebenarnya manfaat dari mengonsumsi jamu yang masih jarang diketahui oleh orang lain? Penasaran? Berikut 7 manfaat jamu yang jarang diketahui orang. Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Meningkatkan imunitas tubuh

Salah satu manfaat yang jarang diketahui orang-orang mengenai konsumsi jamu secara rutin adalah jamu bisa meningkatkan imunitas tubuh Anda. bahan rempah untuk membuat jamu yang dapat meningkatkan imunitas tubuh adalah kunyit.

Kunyit sendiri mengandung vitamin C, vitamin B dan juga zat antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga Anda tidak mudah terkena penyakit akibat virus dan bakteri seperti flu. Selain itu, dengan imun yang baik tubuh bisa bekerja menghilangkan racun dalam tubuh yang menyebabkan penyakit.

Oleh karena itu, mengonsumsi jamu di era cuaca tidak menentu secara teratur sangat baik dilakukan. Karena ternyata konsumsi jamu bisa menambah imunitas tubuh tentu jika diimbangi dengan memakan makanan bergizi dan menjalankan pola hidup sehat.

2. Meredakan pegal linu

Kekayaan rempah-rempah yang diramu dalam jamu bisa dikonsumsi oleh semua kalangan ternyata memberikan khasiat yang dahsyat. Salah satu manfaat konsumsi jamu yang jarang diketahui adalah jamu dapat meredakan pegal linu.

Apabila Anda sering melakukan aktivitas di luar yang menguras energi dan membuat badan menjadi pegal-pegal saat bangun di pagi hari, maka solusinya adalah rutin mengonsumsi jamu. Salah satu jenis jamu terkenal bisa meredakan rasa nyeri, pegal dan linu adalah cabe puyang.

Dalam cabe puyang terdapat senyawa yang bisa menghilangkan pegal dan linu yaitu senyawa piperin. Selain untuk meredakan nyeri, pegal dan linu, piperin juga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah.

Anda bisa mengonsumsinya di malam hari sebelum beristirahat dan paginya mendapatkan badan yang lebih enak saat bangun. Tetapi yang perlu diingat, jamu ini hanya meredakan, bukan menghilangkan, sehingga jika rasa ngilu, pegal berkelanjutan lebih baik periksakan ke dokter atau pihak lain yang bisa menanganinya.

3. Mengatasi permasalahan sistem pencernaan

Selanjutnya, ternyata dari jamu Anda bisa memperbaiki sistem pencernaan. Salah satu bahan pembuatan jamu yang sering digunakan adalah temulawak. Biasanya selain digunakan sebagai bahan minuman, atau tambahan pada susu anak, temulawak juga dijadikan sebagai jamu.

Temulawak mengandung banyak protein, kandungan selulosa, kurkuminoid dan juga minyak atsiri yang sangat ampuh mengatasi berbagai permasalah pencernaan, mulai dari maag dan penyakit lainnya.

Tak hanya itu saja, karena seluruh permasalahan pencernaan hilang maka lebih mudah menaikkan berat badan. Kurkuminoid yang ada di dalamnya bisa juga sebagai penambah nafsu makan.

Jika Anda berniat untuk membuatnya di rumah Anda bisa membeli temulawak di pasar tradisional atau bisa juga di pasar modern seperti Lotte Mart. Jadi tidak perlu khawatir jika bahannya tidak ditemukan, karena saat ini barang apa saja sudah dengan mudah ditemukan dengan kecanggihan teknologi.

4. Menghangatkan tubuh

Manfaat konsumsi jamu lainnya adalah dapat menghangatkan tubuh. Maka tak heran, banyak sekali orang-orang yang berada di dataran tinggi masih mengonsumsi jamu khususnya yang berbahan dasar jahe.

Jadi ketika Anda minum, rasa pedas akan memberikan rasa hangat ke dalam tubuh. Sehingga bisa menolak angin sehingga menghindari masuk angin. Jamu dengan jahe ini biasanya sangat disukai oleh bapak-bapak atau orang lansia yang ingin menghangatkan badan.

5. Mencegah penyakit berbahaya

Banyak sekali bahan dasar jamu yang bisa mencegah berbagai penyakit berbahaya. Misalnya jahe, jahe sendiri memiliki kandungan senyawa lypdis, genarial dan protein sangat baik untuk melawan penyakit diabetes mellitus hingga kanker.

Tak mau kalah dengan jahe, kunyit juga bisa digunakan sebagai penangkal dari penyakit berbahaya. Kunyit dipercaya bisa menekan risiko terjadinya penyakit komplikasi pada jantung Anda. kunyit yang berfungsi anti-peradangan mengandung curcumin yang sangat baik untuk penderita penyakit jantung. Risiko penyakit jantung ditekan hingga 17 %.

Sama halnya dengan bahan lain, kencur juga bisa mengobati penyakit berbahaya yaitu kencing batu. Kandungan pada kencur dapat mengobati kencing batu apabila dikonsumsi secara teratur. Pada dasarnya masih banyak lagi bahan dasar jamu yang memiliki khasiat melawan penyakit berbahaya.

6. Melawan PMS

Pramenstruasi atau yang sering disebut sebagai PMS adalah sindrom yang sering dialami perempuan saat hendak menstruasi. Biasanya menjelang siklus haid, Anda akan merasa kram perut, nyeri pada bagian bawah perut, hingga mood swing.

Tidak perlu khawatir, karena dengan mengonsumsi jamu khususnya kunyit asam maka segala keluhan tersebut bisa teratasi. Sebab dalam kunyit terdapat kandungan kurkumin yang dapat meredakan nyeri haid, kram perut dan badan yang pegal-pegal.

Tak hanya itu, kurkumin juga sangat berkhasiat untuk melancarkan siklus haid. Jadi yang belum lancar, bisa konsumsi kunyit asam secara rutin. Kurkumin juga mencegah infeksi jamur dan meredakan perut kembung dan melilit.

7. Membantu ibu melahirkan dalam proses pemulihan

Terakhir, mengonsumsi jamu ternyata dapat membantu ibu yang baru melahirkan dalam proses pemulihannya. Banyak sekali jenis jamu yang memang diperuntukkan untuk ibu melahirkan dan ibu menyusui.

Misalnya beras kencur, bagi yang baru melahirkan beras kencur dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka setelah persalinan, tak hanya itu saja, mengonsumsi beras kencur setelah melahirkan bisa membuat perut kembali mengencang setelah operasi sesar. Sangat membantu ibu pasca melahirkan bukan.

Beda dengan beras kencur, jamu rimpang temu kunci memberikan khasiat berupa tubuh yang terasa segar setelah melahirkan, rimpang temu kunci juga dapat merangsang supaya produksi ASI lebih banyak dan melimpah ruah.

Atau jamu galian singset yang berkhasiat melindungi luka bekas jahitan dari infeksi jamur sehingga tidak ada peradangan pada bekas luka pasca melahirkan. Galian singset juga bisa digunakan sebagai booster Air Susu Ibu (ASI). Masih banyak lagi jamu yang bisa membantu ibu yang baru melahirkan dalam proses pemulihannya.

Nah, berikut di atas merupakan 7 manfaat jamu yang jarang diketahui. Bagi Anda yang ingin merasakan khasiatnya, bisa mulai mengonsumsinya secara rutin. Karena manfaat itu tidak bisa dirasakan apabila Anda hanya mengonsumsinya satu dua kali saja atau mengonsumsi di saat tertentu saja.

Apalagi saat ini sudah banyak sekali produk jamu yang dikemas secara lebih modern sehingga bisa ditemukan di supermarket maupun minimarket dan pasar modern lainnya, Anda tidak perlu repot membuatnya atau membelinya di pasar. Tinggal diseduh dan Anda sudah dapat memperoleh khasiat yang bisa dirasakan dalam tubuh Anda. Yuk konsumsi jamu secara teratur mulai sekarang untuk mendapatkan manfaatnya! (*/fnn)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan