Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD: Tidak Bolak-balik dari Kejaksaan ke Polri

  • Bagikan
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD (tengah) Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi penanganan kasus Ferdy Sambo. Menurutnya, berkas perkara kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan 5 tersangka itu sudah lengkap.

Melalui cuitannya di Twitter, Mahfud MD menegaskan, berkas perkara kasus itu tidak bolak-balik dari kejaksaan ke Polri.

"Alhamdulillah, kejaksaan agung tlh menyatakan berkas perkara pembumuhan Brig. Yosua atau kasus Sambo sdh lengkap (P21)," bebernya.

Dalam kasus itu, menetapkan lima tersangka pembunuhan berencana dan tujuh lainnya untuk obstruction of justice.

"Melibatkan 5 TSK pembunuhan berencana dan 7 TSK utk obstruction of justice. Spt sy bilang tdk bolak-balik dari kejaksaan ke Polri. Hny bolak sekali, langsung jd," cuitnya yang dikutip FAJAR.CO.ID, Rabu (38/9/2022).

Dia mengapreasiasi Polri dan Kejagung yang telag bekerja keras dan profesioanl. "Kita apreasi Polri dan Kejagung yg tlh bekerja keras tp tetap teliti dan profesional," bebernya.

Secara khusus, menurut Mahfud MD, Polri tak hanya menangani pidana dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J itu, tetapi juga memproses secara kode etik. Sedangkan Kejagung meneliti secara cermat meneliti berkas kasus itu.

"Polri scr simultan bkn hny menangani pidananya tapi juga memproses kode etiknya, sementara kejagung meneliti scr cermat kelengkapan persyaratannya," urainya.

Mahfud MD juga meminta agar kasus ini terus dikawal."Mari terus kita kawal agar bagus sampai akhir," tegasnya. (eds)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan