Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Begini Pandangan Rizal Ramli

  • Bagikan
Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Begawan Ekonomi Rizal Ramli menyoroti nasib mata uang Rupiah yang semakin melemah. Saat ini 1 US Dollar berada di angka Rp 15.250.

Menurut Ramli, hal itu disebabkan para Bank Sentral Negara OECD sedanf melakukan program anti-inflasia agresif.

"Bank2 Sentral negara OECD sedang melakukan program anti-inflasi agresif dengan menyedot ekses likwiditas," ujar Rizal Ramli dikutip dari unggahan twitternya, @RamliRizal (28/9/2022).

Ramli menambahkan, penyebab lainnya karena kelemahan struktural ekonomi Indonesia dan ketergantungan utang sangat besar.

"Ketergantungan utang yang sangat rentan terhadap gejolak tingkat bunga," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penguatan dollar Amerika Serikat (AS) telah memukul nilai tukar seluruh mata uang di dunia, termasuk Indonesia.

Penguatan dollar AS itu tak lepas dari kebijakan Bank Sentral AS yang menaikkan suku bunga acuannya.

Sri Mulyani juga menuturkan, merosotnya Rupiah karena tekanan pasar keuangan global yang sempat mereda kembali mengalami bergejolak.

Terutama di sepanjang September 2022. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan moneter Federal Reserve atau The Fed yang masih tetap hawkish.

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan