Prediksi Nilai Tukar Rp10.000 Perdolar Makin Meleset, Stafsus Kemenkeu Bilang Begini

  • Bagikan
Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo. Foto: Dokumentasi pribadi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Nilai kurs atau tukar Rupiah terhadap Dolar terus naik beberapa hari terakhir. Data teruudate, Rabu 928/9/2022) pukul 11.30 WIB, kurs sudah di angka Rp15.238 perdolar.

Staf Khusus Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo pun kena sindir warganet soal prediksi kurs yang akan tembus Rp10.000 perdolar jika Jokowi jadi presiden.

Adalah pemilik akun @Last_Rurouni yang mengungkit kembali prediksi sebelum Pilpres 2014 lalu.

Ada beberapa pengamat dan bank yang menyebut Dolar akan turun ke angka Rp10.000 jika Jokowi terpilih presiden.

"Selamat pagi yth Pak @jokowi. Periode kedua bapak tersisa 2 tahun lagi dan saya cuma ingin bertanya kapan kira² nilai tukar $1 menjadi Rp 10.000 spt prediksi para pakar saat bapak nyapres," kata akun @Last_Rurouni.

Dia lantas menyeret nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Stafsus Kemenkeu Yustinus Prastowo.

"Oh ya padahal bapak punya menteri keuangan terbaik sedunia dan ahli berhitungnya @prastow," sebutnya.

Prastowo lantas membalas ciutan warganet itu. Menurutnya, prediksi itu harusnya ditanyakan kembali ke pakar yang mengungkapkannya.

"Ya silakan tanya pakar yang bicara seperti itu tahun 2014 😁🙏. Yang memprediksi orang lain kok yang ditanya Pak Jokowi. Nggak suka itu hak, tapi logis itu wajib," jawabnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan