3 Nama Ini Bisa Menjaga Suara PDIP, Anies Baswedan Termasuk, Puan Tidak

  • Bagikan
Anies, Parobowo, dan Ganjar.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Hal mengejutkan dari hasil Studi eksperimental yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), menunjukkan jika PDIP mengajukan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto, sebagai calon presiden.

Hal ini akan memiliki efek positif pada peningkatan suara partai tersebut untuk pemilihan legislatif. Sebaliknya, pencalonan Puan Maharani tidak memiliki pengaruh atau bahkan cenderung memperlemah suara PDIP.

Hasil studi ini dipresentasikan oleh pendiri SMRC, Saiful Mujani, pada program ’Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ yang bertajuk ”Efek Calon Presiden terhadap Partai”. Sebuah program yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV, pada (29/9/2022).

Saiful menjelaskan, PDIP penting untuk didiskusikan karena partai ini memiliki beberapa opsi untuk pencalonan presiden. Mereka memiliki beberapa kader yang berbeda yang dibahas untuk menjadi calon presiden.

Di sisi yang lain, dalam dua Pemilu terakhir, PDIP adalah partai dengan perolehan suara terbanyak. Pertanyaan teoretisnya, kata Saiful, adalah tentang efek ekor jas.

Biasanya partai yang memiliki calon yang bagus maka suara partai tersebut akan ikut terangkat. Sebaliknya, jika mencalonkan tokoh yang buruk, suara partai tidak bisa terangkat atau bahkan memiliki pengaruh negatif terhadap partai tersebut.

Karena itu, pilihan partai terhadap calon adalah pilihan strategis bagi partai itu sendiri. Ini berlaku untuk semua partai. PDIP menjadi unik karena mereka memiliki beberapa opsi calon.

Hal Ini berbeda dengan Gerindra, misalnya, yang sudah memiliki bakal calon presiden yang sudah definitif, Prabowo Subianto. Juga berbeda dengan Golkar yang belum memiliki calon yang bersaing dengan ketua Golkar, Airlangga Hartarto.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan