5 dari 7 Janin Aborsi Sudah Berbentuk, Kasi Pidum Kejari: Perempuan Jangan Mudah Termakan Bujuk Rayu

  • Bagikan
FOTO: MUHSIN/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Tersangka kasus penemuan 7 janin di Indekos Biringkanaya diserahkan ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Makassar oleh Polrestabes Makassar pada Kamis (29/9/2022).

Kasi Pidum Kejari Makassar, Asrini As'ad menuturkan, telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polrestabes Kota Makassar.

"Selanjutnya setelah hari ini, kita menerima dan melakukan sedikit ini dengan tersangka. Mungkin 7 atau 14 hari kita limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," ujar Asrini.

Lanjut Asrini menambahkan, kasus tersebut terbilang miris. Sebab, masa depan seorang wanita hancur karena kelakuannya telah viral di tengah masyarakat.

"Kalau saya melihat kasus ini secara pribadi, bukan sebagai seorang jaksa, sangat miris yah karena satu masa depan seorang wanita itu akan hancur dan lagian sekarang kan sudah viral, kasian kan masa depannya," bebernya.

Mengenai peluang untuk diringankan, Asrini membeberkan, nanti dilihat fakta di persidangan.

"Makanya saya tadi bilang kalau sebagai jaksa, saya menanggapi, saya hanya melihat nanti fakta persidangan. Kalau sebagai manusia," lanjutnya.

"Yah mirislah sebagai sesama perempuan melihat perempuan melakukan hal tersebut dengan bujuk rayu. Rayuan sampai 7 kali melakukan aborsi. Saya sendiri tidak bisa berkata-kata," sambung dia.

Menurut pengakuan dari kedua pelaku SM (30) dan NM (29), keduanya mulai kenal pada 2011 lalu. Lalu kemudian menjalin hubungan spesial pada 2012. Dan, mulai satu atap pada Desember 2012.

Keberanian keduanya melakukan hubungan tidak lepas dari hal tersebut. Tinggal satu atap di sebuah indekos selama bertahun-tahun. Ditanya kenapa tidak menikah? Mereka hanya menjawab salah satu dari keduanya belum siap.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan