Demokrat Tercoreng Dugaan Korupsi Lukas Enembe, AHY Mohon Keadilan

  • Bagikan
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) / Instagram

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi yang membelit kadernya, Ketua DPD Demokrat Papua Lukas Enembe. 7 poin sebagai pernyataan sikap partai berlambang mercy itu disampaikan langsung ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konfrensi pers di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2022).

"Pagi ini, saya menyampaikan pernyataan pers terkait dengan kasus hukum yang menimpa Ketua DPD Partai Demokrat, Bapak Lukas Enembe. Berikut pandangan resmi Partai Demokrat," kata AHY.

Pertama, Partai Demokrat memegang teguh komitmen untuk mendukung setiap upaya penegakan hukum di negeri ini, termasuk upaya pemberantasan korupsi.

Kedua, Partai Demokrat menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami hanya bermohon agar hukum ditegakkan secara adil. Jangan ada politisasi dalam prosesnya. Juga, mari kita hindari trial by the press," tegas putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Selanjutnya jelas AHY, pihaknya mendukung upaya hukum yang dilakukan Lukas Enembe untuk mencari keadilannya.

Selama proses itu berjalan, mengingat gubernur Papua itu berhalangan untuk melaksanakan tugasnya, atau non-aktif, maka AHY menunjuk Willem Wandik sebagai PLT DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.

"Hal ini sesuai dengan AD Partai Demokrat Pasal 42 ayat 5," jelasnya.

Willem Wandik adalah salah satu Wakil Ketua Umum Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PD.

Dengan kapasitas dan integritas yang dimilikinya, AHY berharap Willem Wandik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan