Diisukan Jadi Wakil Prabowo di Pilpres 2024, Relawan Pro Jokowi: Gak Mungkin

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendatangi Komando Distrik Militer (Kodim) 1503/Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Rabu (14/9). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Relawan Pro Jokowi (Projo), Panel Barus, menyebut Jokowi tidak bakal ikut dalam kontestasi pilpres 2024 mendatang. Baik sebagai presiden maupun wakil presiden.

Ketua panitia nasional Musra itu mengatakan, Jokowi tidak maju Pilpres karena aturan konstitusi. Sedangkan Wapres, meskipun tidak menyalahi aturan, dia menyebut Jokowi tidak bakal mau.

"2024 Jokowi tidak akan jadi capres maupun cawapres karena konstitusi tidak mengizinkan itu," katanya kepada wartawan, Kamis, 29 September 2022.

Isu Jokowi kembali maju di arena Pilpres kembali berembus belakangan ini. Setelah sempat digosipkan maju tiga periode, kini desas-desus mantan Gubernur DKI Jakarta itu bakal maju sebagai wapres mendampingi Prabowo.

"Cawapres tidak akan dia ambil walau pun dibolehkan konstitusi," tegas Panel Barus.

Sementara itu, Jokowi heran isu dirinya kembali berkontestasi di Pilpres 2024 terus saja muncul. Dia lantas mempertanyakan siapa pihak yang memunculkan isu tersebut.

"Ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa?" tanya dia.

Jokowi pun enggan menjawab perihal wacana akan kembali maju menjadi cawapres. Sebab, dia menekankan, isu tersebut tidak datang darinya.

"Kalau dari saya, saya terangkan. Kalau nggak dari saya, saya ndak mau nerangin. Itu saja," tegas Jokowi.

Sebelumnya, wacana Jokowi bisa kembali maju di Pilpres 2024 menjadi calon wakil presiden (cawapres). Jokowi bahkan dirumorkan akan maju menjadi cawapres mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (ikbal/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan