Dua Alumni Fakultas Hukum Unhas Jabat Posisi Penting di KPK dan MK

  • Bagikan
Johanis Tanak dan Guntur Hamzah.

FAJAR.CO.ID -- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (RI) resmi mengangkat Johanis Tanak sebagai Wakil Ketua baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Lili Pintauli yang mengundurkan diri sebelumnya.

Melalui pemilihan suara, Johanis berhasil unggul dengan 38 suara dari lawannya yakni I Nyoman Wara dengan raihan 14 suara. Johanis kemudian resmi diangkat oleh Komisi III DPR RI sebagai Wakil Ketua KPK.

Johanis telah lama berkecimpung dalam dunia hukum. Karirnya juga terbilang cemerlang. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Jaksa Tinggi Sulawesi Tengah.

Ia kemudian diusulkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon pimpinan KPK. Ia juga merupakan Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.

Di sisi lain, DPR juga mengangkat Guntur Hamzah sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi RI. Sebelumnya, pencalonan dirinya telah disetujui atas usulan dari lembaga DPR RI.

Dilansir dari website resmi DPR RI, terdapat 5 Fraksi yang menyetujui pencalonan Guntur Hamzah sebelumnya. Ia kemudian disahkan sebagai Hakim MK menggantikan Aswanto pada rapat paripurna DPR Kamis (29/9/2022). Ia akan menjabat periode 2022-2023.

Sebelum menjadi Hakim MK, Guntur adalah Sekretaris Jenderal MK. Selain itu, ia adalah Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara, Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (P4TIK) MK.

Menariknya, kedua pejabat penting negara ini diketahui berasal dari almamater yang sama. Johanis dan Guntur pernah berkuliah di kampus yang sama.

Ketika menempuh pendidikan sarjananya Johanis terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah itu mendapat gelar Doktor di Universitas Airlangga.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan