Freeport Klaim Setor Rp7 Triliun ke Timika, Natalius Pigai Beri Bantahan Begini

  • Bagikan
Natalius Pigai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- PT Freeport Indonesia (PTFI) mengaku menyetor sekitar Rp6 triliun-Rp7 triliun ke Kabupaten Mimika, Papua, setiap tahun.

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Direktur Utama Freeport Indonesia, Tony Wenas.

Ia mengatakan pihaknya rutin menyetor dividen kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai pemegang saham perusahaan setiap tahun.

Selain itu, perusahaan juga menyetor dana bagi hasil (DBH) sebesar 6 persen dari keuntungan bersih untuk daerah.

Akan tetapi, hal tersebut dibantah Tokoh Papua, Natalius Pigai. Menurutnya apa yang Tony Wenas itu tidak sesuai dengan laporan.

Mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI ini juga minta kepada Direktur Utama Freeport Indonesia untuk melalukan koreksi.

“APBD Timika saja Rp.5 triliun Pak Toni Wenas perlu koreksi. Pimpin Freeport tidak kredibel nanti kami akan tanya Freeport USA,”tulis Natalius Pigai di twitter pribadinya @Nataliuspigai2, Rabu (28/9).

Dirinya bahkan mendapatkan informasi dari Badan Pendapatan Daerah Timika bahwasanya pendapatan Timika di tahun 2021 dan 2022 tidak mencapai Rp1 triliun.

“Saya baru dapat Info dari Badan Pendapatan Daerah Timika Tahun 2021 sebesar kira-kira Rp.600 miliar, Tahun 2022 Timika dapat Rp.900 miliar. Rp1 triliun saja tidak sampai,”tutupnya. (Erfyansyah/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan