Tips Pemasaran Berbasis Tiktok Ads, Ini 6 Jenis Iklan yang Bisa Dipilih

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID— Aplikasi media sosial TikTok kini makin banyak digunakan di Indonesia. Peningkatan pengguna aplikasi asal China tersebut bisa dimanfaatkan untuk pemasaran brand atau produk.

Untuk memaksimalkan konsep bisnis lewat Tiktok, Kemenkominfo bersama Siberkreasi pada hari Rabu, 28 September 2022, menyelenggarakan kegiatan webinar untuk kelompok masyarakat / komunitas di wilayah Sumatra di bulan September ini dengan tema “Konsep Bisnis Digital: Pemasaran Berbasis Tiktok Ads”.

Webinar tersebut dihadiri lebih dari 1.300 orang, menghadirkan Fajria Fatmasari, Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital; Rizki Nugroho, Co-founder Paberik Soeara Rakjat; serta Tio Prasetyo, Chief Business Officer Paberik Soeara Rakjat,  sebagai narasumber.

Dalam webinar tersebut, Fajria Fatmasari membahas mengenai konsep pemasaran berbasis tiktok ads ditinjau dari perspektif kecakapan digital.

“6 jenis iklan yang perlu diketahui sebelum memulai melakukan ads. Pertama, in-feed video. Kedua, brand takeover. Ketiga, hashtag challenge. Ke empat, branded augmented reality. Ke lima TOP Video. Terakhir view ads“, papar Fajria Fatmasari.

Tio Prasetyo memperkaya pembahasan mengenai konsep pemasaran berbasis tiktok ads dari perspektif etis digital.

“3 etika yang perlu diketahui dalam menggunakan tiktok ads. Pertama, tidak boleh menggunakan konten atau foto produk lain. Kedua, tidak boleh membuat konten promosi yang menjelekan produk lain. Terakhir, selalu memberikan informasi yang jujur kepada konsumen” , ujar Tio Prasetyo.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan