Denny Siregar Bilang Langkah Polri Tahan Putri Candrawathi Tepat, Febri Diansyah Sebut-sebut Anak di Bawah Usia 2 Tahun

  • Bagikan
Denny Siregar (YouTube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan di Rutan Mabes Polri, Jumat, 30 September. Sejumlah pihak menilai keputusan polri menahan PC itu sudah sesuai keinginan banyak pihak.

Tidak ketinggalan, pegiat media sosial, Denny Siregar ikut berkomentar terkait penahanan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua, Putri Candrawathi itu oleh Mabes Polri.

Dengan ditahannya Putri Candrawathi, Denny Siregar menyebut membuat tidak akan ada lagi isu-isu yang menjatuhkan martabat institusi Polri.

“Nahh gitu dong, biar gada desas desus yg malah menjatuhkan nama institusi,” tulis Denny Siregar dikutip Pojoksatu.id di akun Twitternya, Jumat 30 September 2022.

Diketahui, penahanan Putri Candrawathi itu diputuskan berdasarkan penyidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Penahanan dilakukan setelah berkas perkara Putri dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keputusan untuk menahan Putri bahkan disampaikan langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/9).

“PC dalam keadaan baik. Oleh karena itu mempermudah proses penyerahan berkas tahap II, hari ini PC kita nyatakan, kita putuskan ditahan di Rutan Mabes Polri,” ujarnya.

Adapun total ada lima tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Mereka adalah Ferdy Sambo serta para ajudan Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Elizer. Kemudian, asisten rumah tangga Kuat Ma’ruf.

Sebelumnya, empat tersangka telah ditahan polisi, hanya Putri yang belum ditahan.

Mabes Polri pun mengaku telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi terhadap Putri Candrawathi.

Istri Ferdy Sambo yakni, Putri Candrawathi kini resmi ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri terhitung hari ini, pada Jumat, 30 September 2022.

Putri Candrawathi merupakan salah satu dari lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabaratatau Brigadir J.

Febri Diansyah selaku pengacara Putri Candrawathi turut angkat bicara mengenai klienya yang kini ditahan. Dia mengukapkan jika kliennya penuhi kewajiban dan ikhlas ditahan.

"Putri Candrawathi penuhi kewajiban hukum dan Ikhlas ditahan. Jakarta, Tim Kuasa Hukum mendampingi ibu Putri pada hari untuk memenuhi jadwal waji lapor dan pemeriksaan kesehatan oleh tim Mabes Polri," ucap Febri Diansyah dikutip melalui akun Twitternya pada Jumat, 30 September 2022.

Mantan juru bicara KPK tersebut mengakui kondisi ini sangat berat, namun tim kuasa hukum harus menghargai keputusan penahaan terhadap Putri Candrawathi. "Meskipun kondisi ini sangat berat, kami semua menghargai keputusan penahanan," ucap Febri Diansyah.

Febri Diansyah menyebut Putri Candrawathi merupakan sosok ibu yang memiliki anak dan ingin membesarkan dan merawatnya.

"Ibu Putri adalah seorang perempuan dan Ibu yang memiliki anak di bawah usia 2 tahun dan sangat ingin memenuhi kewaibannya merawat dan membesarkan, Meskin sangat berat, klien kami ikhlas menerima," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri mengumumkan Putri Candrawathi resmi ditahan.

"Hari ini juga kami telah melaksanakan pemeriksaan terkait dengan kondisi pemeriksaan baik kondisi jasmani dan melakukan pemeriksaan psikologi. Karena itu, untuk mempersiapkan dan mempermudah proses penyerahan berkas tahap dua, hari ini saudara PC kita nyatakan kita putuskan untuk ditahan di Rutan Mabes Polri," ujar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 30 September 2022.

Sebelumnya, Putri Candrawathi menjalani wajib lapor ke Bareskrim Polri.

Wajib lapor ini dilakukan Putri karena selama ini dirinya tidak ditahan oleh penyidik.

Seperti diberitakan, Kejaksaan Agung menyatakan berkas lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah P21 atau lengkap.

Kelima tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf.

Setelah berkas P21, tak lama lagi penyidik Polri akan melimpahkan para tersangka berikut barang bukti ke Kejaksaan Agung. (pojoksatu/fin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan