Jubir PSI Soroti Sekolah yang Usung Konsep Net Zero di Jakarta

  • Bagikan
Sigit Widodo Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Juru bicara( Jubir) Partai Solidaritas Indonesia, Sigit Widodo, soroti sekolah di Jakarta yang mengusung konsep green building dan net zero emissions.

Menurut Sigit Widodo, semoga dengan label itu tidak mengorbankan kenyamanan siswa. Tak hanya itu, biaya untuk sekolah dengan label net zero carbon tersebut tidaklah kecil.

"Semoga tidak mengorbankan kenyamanan siswa untuk sekedar mengejar label "net zero carbon".
Apalagi biaya yang dikeluarkan sangat besar, mencapai Rp 20 - 30 miliar untuk satu sekolah, 5-7 kali lipat pembangunan sekolah biasa. @DKIJakarta @aniesbaswedan,"cuit Sigit Widodo, yang dikutip FAJAR.CO.ID, Jumat (30/9/2022).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan, untuk pertama kalinya di Indonesia dibangun sekolah negeri dengan konsep Net Zero.

"Hari ini sejarah itu ditorehkan di Jakarta. Jakarta meresmikan 4 sekolah negeri yg mengusung konsep green building & net zero emissions. Green Building Council of Indonesia menguji & memberkan sertifikat Greenship NZH," tulisnya di laman Facebook, yang dikutip FAJAR.CO.ID, Rabu (28/9/2022)

Anies Baswedan merinci, empat Sekolah Net Zero yang menjadi pilot project, yaitu SDN Duren Sawit 14 (Jaktim), SDN Grogol Selatan 09, SDN Ragunan 08 Pagi (Jaksei), dan SMAN 96 (Jakbar).

"Sekolah Net Zero ini dirancang oleh arsitek-arsitek kenamaan, Andra Matin, D-Associates Architect, & Djuhara+ Djuhara. Desainnya amat menarik," bebernya.

Anies menjelaskan, konsep bangunannya hemat energi. Contohnya pakai pendingin ruangan dan lampu hemat energi, bangunannya memperbanyak ventilasi agar sirkulasi udara lancar. "Sebagian besar kebutuhan energinya dipasok dari sumber energi terbarukan. Emisi karbon yg dihasilkan sangat minim. Sampah dikelola agar dapat menghasilkan energi kembali,"urainya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan