Menteri Pertanian Negara G20 Berkumpul di Bali, SYL: Bahas Isu Ancaman Krisis Pangan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BALI - Memastikan keadilan dan keamanan pangan atau food security, Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengajak dan menyerukan kepada negara-negara yang tergabung dalam forum G20 untuk duduk bersama saling bertukar gagasan pada, Kamis (29/9/2022).

Pertemuan yang digelar di Bali itu bertujuan supaya tidak ada lagi negara yang mengalami dan terancam krisis pangan. Tentunya juga, ketersediaan pangan akan tercukupi.

Menurut Syahrul Yasin Limpo, Hal tersebut yang menjadi isu utama yang diusung Indonesia dalam forum G20 di Bali.

"Ancaman krisis pangan yang menjadi isu utama dalam pertemuan itu, forum ini adalah forum yang terbesar yang pernah ada dan kami sangat lengkap hadir, ada 188 delegasi, ada 7 negara undangan atau partisipan, dan ada 8 organisasi internasional mulai dari FAO, Work Bank, dan lain-lain," ujar Syahrul Yasin Limpo.

Mantan Gubernur Sulsel itu mengatakan, para tamu undangan hampir lengkap. Hal itu dia ungkapkan karena ada isu yang memang sangat menarik dan sangat menantang dan harus mendapat jawaban.

"Antara lain, krisis pangan dan kondisi after covid 19 yang rantai pasok pangan dunia juga terkait dengan sistem logistik dunia, perdagangan antara satu negara dan negara yang lain menjadi bagian-bagian yang memang sangat menarik untuk kita bahas," tandasnya.

Selain itu kita berharap memang, pertemuan ini menemukan agenda yang bersifat emergency, juga transisi apa yang harus diakukan, dan sistem yang dilakukan dengan hadirnya pertanian atau ketahanan pangan yang punya daya tahan dan berkelanjutan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan