Ocehan Mahfud MD Ini Bikin Marah Rakyat Papua, Waduh!

  • Bagikan
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua, Willem Wandik (foto: dok DPR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, baru-baru ini mengenai Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua menimbulkan polemik.

Masyarakat Papua merasa dilecehkan, termasuk para penyelenggara pemerintahan di Bumi Cenderawasih.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua, Willem Wandik mengaku berang dan sakit hati dengan ocehan Mahfud tersebut.

"Kami marah karena pernyataan Pak Mahfud MD (mengatakan) bahwa selama 20 tahun Dana Otsus sejak 2001 telah dikucurkan di Tanah Papua sebanyak kurang lebih Rp1000 triliun, tetapi tidak nampak apa-apa dalam pembangunan,” kata Willem dalam interupsinya di Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Plt Ketua DPD Demokrat Papua tersebut mengingatkan Papua memiliki posisi kunci sebagai wilayah yang strategis terhadap Indonesia. Sebab, kedaulatan mata uang rupiah ditentukan oleh jumlah emas yang menjadi kekayaan suatu negara atau cadangan devisa.

Sehingga, underlying asset itu dapat dijadikan dasar pemerintah mencetak rupiah.

“Sehingga, inilah arti pentingnya Tanah Papua terhadap Indonesia bahwa Papua menjadi jaminan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar,” ungkapnya.

Sehingga ia mempertanyakan apakah posisi strategis Papua itu sepadan dengan dihargai sebesar Rp138,5 triliun tersebut untuk dua provinsi di Papua selama 20 tahun pelaksanaan Otsus jilid pertama.

Di mana pada Otsus Jilid Pertama 2001-2021 Dana Otsus Papua adalah 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU). Selanjutnya pada Otsus 20 tahun kedua (Otsus jilid kedua) pada 2022-2041 ditambah dua persen menjadi 2,25 persen.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan