Aswanto Dicopot Karena Sering Anulir Produk Hukum DPR, Nicho Silalahi: Mending Sekalian Bubarkan MK

  • Bagikan
Nicho Silalahi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Aktivis sekaligus pegiat media sosial Nicho Silalahi mengkritik keputusan DPR yang secara tiba-tiba mencopot Aswanto dari jabatan wakil ketua MK.

Menurut Nicho Silalahi, lebih baik Mahkamah Konstitusi dibubarkan kalau hakimnya bisa dipecat seenaknya.

Hal itu disampaikan Nicho Silalahi dalam akun Twitter pribadinya, dikutip pada Sabtu 1 Oktober 2022.

"Gimana mau di uji produk undang?2; yang kalian buat, Kalau hakimnya bisa di pecat seenak udelmu ? Mending sekalian bubarkan Mahkamah Konstitusi biar ga habis uang negara untuk membiayai lembaga yang hanya menjadi tukang stempel," ujar Nicho Silalahi.

"Yok fokus People Power untuk memperbaiki negri ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR, Bambang Wuryanto, menilai kinerja Aswanto amat mengecewakan sebagai salah satu perwakilan Hakim MK dari DPR.

Salah satu blunder yang Aswanto lakukan adalah kerap kali menganulir produk hukum yang digagas legislatif.

"Tentu mengecewakan dong, ya gimana kalau produk-produk DPR dianulir sendiri oleh dia. Dia wakilnya dari DPR, kan gitu loh," pungkas Bambang Pacul, di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Sebuah komitmen yang dibalas dengan kekecewaan, kata dia, Aswanto telah melanggar komitmen dengan DPR ketika masih menjabat Hakim MK.

Sebuah keputusan politik, jadi jalan tengah bagi DPR dalam menyelesaikan persoalan dengan Aswanto.

"Ini keputusan politik, tentu ini nanti karena hadirnya keputusan politik juga karena hadirnya surat MK toh? Kan gitu lho, dasar-dasar hukumnya bisa dicari lah, tapi ini kan dasar surat MK yang mengkonfirmasi, tidak ada periodesasi," pungkasnya.(wartaekonomi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan