Bahas Pencopotan Aswanto, Sembilan Mantan Hakim Konstitusi Bertemu, Jimly Asshiddiqie: DPR Langgar UUD

  • Bagikan
Prof Jimly Asshiddiqie-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Bahas pencopotan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Aswanto, oleh DPR RI, Sembilan mantan hakim konstitusi berkumpul, Sabtu siang, 1/10/2022). Pertemuan itu berlangsung di Gedung MK dan secara daring.

Informasi yang dihimpun FAJAR.CO.ID, mantan hakim konstitusi yang datang ke kantor MK, antara lain Jimly Asshiddiqie, Maruarar Siahaan, Hamdan Zoelva, hingga Mahfud MD. Sisanya hadir secara daring, yakni Mohammad Laica Marzuki, Harjono, Achmad Sodiki, Maria Farida Indrati, dan I Dewa Gede Palguna.

Pertemuan itu diungkapkan mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie melalui cuitannya.

Jimly Asshiddiqie menjelaskan, dalam pertemuan itu Ketua MK, Anwar Usman, berhalangan hadir.
Sehingga mendapatkan penjelasan dari Sekretaris Jendral, MK Muhammad Guntur Hamzah, terkait pencopotan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Aswanto.

Dari hasil pertemuan itu, beber Jimly ada konklusi, yaitu DPR melanggar Undang-undang Dasar (UUD) atau UU dan salah memahami surat MK.

"Tadi 9 ex hakim MK btemu di MK difsilitasi skjen. Ktua MK sdg di NTB, prtmuan sngja tdk dg hakim tp Sekjen skligus utk klarifiksi. Hadir ex Ktua MK (sy, Mahfud, Hamdan Zoelva), Maruarar, Laica, Harjono, Palguna, Maria & Sodiki. Konklusi = DPR langgar UUD/UU & salahpahami surat MK," tulis mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie, yang dikutip FAJAR.CO.ID, Sabtu (1/10/2022). (eds)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan