Heboh 10 Prestasi Puan Maharani, Tak Ada Lawan!

  • Bagikan
Puan Maharani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani yang digadang-gadang maju bertarung pada Pilpres 2024 belakangan ini terus menuai kontroversi.

Setelah sebelumnya dikuliti karena bagi-bagi kaos dengan muka jutek, pertemuannya dengan Cak Imin yang katanya di warung pecel, sampai beredarnya daftar prestasi anak dari Megawati Soekarnoputri itu yang dibuat oleh relawannya.

Hal itu mengundang reaksi, publik sampai mengira bahwa Puan Maharani digadang-gadang menjadi sosok terkuat yang akan dicalonkan sebagai calon presiden dari PDIP pada Pilpres 2024 mendatang.

Beredarnya pamflet yang berisi daftar prestasi Puan diduga sebagai tangkisan dari banyaknya yang mempertanyakan prestasi Puan.

Bahkan, dikatakan juga Puan tidak bisa mengangkat elektabilitas PDIP pada Pemilu mendatang.

Brosur 10 prestasi Puan Maharani (foto: Twitter @imanlagi)

Dalam pamflet tersebut, berisi 10 poin prestasi Puan Maharani:

  1. Menteri Koordinator perempuan pertama sekaligus yang termuda (MURI 2015).
  2. Menurunkan angka pengangguran hingga menjadi hanya 5,5% (saat menjabat Menko PMK, 2016).
  3. Delegasi RI pada 3rf United Nation World Conference on 4. Disaster Risk Reduction, Sendai, Jepang (2015).
  4. Democracy Award (Rakyat Merdeka Online, 2-16).
  5. Bintang Bhayangkara Utama (Polri, 2008).
  6. Delegasi Indonesia dalam Interparliamentary Union (IPU) ke-6 di Tokyo, Jepang (2019).
  7. Eminent Woman of the Year (Her Times, 2019).
  8. Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana (2020).
  9. Wakil Ketua Pengarah Asian Games (2018).
  10. Revitalisasi BKKBN (saat menjadi Menko PMK).

"Keren banget bu Puan," celoteh pemilik akun Twitter @imanlagi mengguanggah selebaran brosur prestasi Puan Maharani dikutip pada Sabtu (1/10/2022).

Bukannya memberikan pujian kepada elite PDIP itu, warganet justru melontarkan komentar menohok bernada sindiran telak.

Seperti pada unggahan @imanlagi, pamflet Puan Maharani itu langsung ramai-ramai diserang warganet. Komentarnya pun beragam dan menggelitik tawa.

"Delegasi itu bukan prestasi apalagi untuk event semacam konferensi- seminar, itu penunjukan atau konsekuensi dari jabatan. Segitunya gali2 prestasi," tulis @wira***.

"Terbaikkk ga ada lawannn, sebenernya bisa tu d tulis semua, cma 10 aja cukup wkwkwk salam kepak sayap kebhinekaan," tulis @ini***.

"Kok nanggung, mbok sekalian disebut orang indonesia pertama yang pernah jadi cucu dan anak presiden," tulis @jos***.

"Menjadi itu dlm konsep kenegarawanan bukan prestasi. Justru itu diamanahi. Nha, prestasinya ketika menjadi menko itu apa? Yg memiliki dampak positif ke masyarakat. Mau 'menjadi' apapun, ketika tidak berhasil melakukan sesuatu yg berdampak baik ke masyarakat, ya nothing. Gitu," tandas @tar***.

"Banyakan jabatan, bukan prestasi," sahut @dwn***.

"Tapi coba kalo lagi kegiatan sosial bagi2 kaos or apapun, senyummmm … biar cakep nya tetep. Mosok cemberutt and lempar2 tanpa noleh pula. Baru bagi kaos capek trus marah2, gimana mau urus negara … capeknya lebih 10000000x dr bagi kaos," pres***. (Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan