Respons Pernyataan Menpora soal Piala Dunia U-20 2023, Gus Umar: Gak Punya Hati, Bukannya Urus Korban

  • Bagikan
Umar Syadat Hasibuan atau Gus Umar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Gus Umar alias Muhammad Umar Syadat Hasibuan menyindir Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali soal tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menurutnya, pernyataan pria berdarah Gorontalo itu tak pantas diucapkan.

”Stetmen paling gak punya hati. Bukannya urus korban 182 yg wafat malah mikir pildun usia 20,” ujarnya dalam akun sosial medianya, Minggu, (2/10/2022).

Lebih lanjut dia menyebut pria kelahiran 1962 ini gak mengerti olahraga apalagi sepakbola.

“Td sy bilang ini lah problemnya Menpora yg usia bkn pemuda dan tak ngerti olah raga aplg sepakbola. #Shameonyou menpora,” tandasnya.

Sebelumnya, Zainuddin berharap agar tragedi ini tidak berdampak negatif pada penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

“Semoga kita tidak disanksi FIFA atas peristiwa ini mengingat tahun depan kita akan menyelenggarakan FIFA World Cup U-20 2023,” ungkapnya.

Dia pun mengaku telah diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk segera menemui para keluarga korban.

“Saya diperintahkan Presiden untuk menemui keluarga korban untuk bertaqziah dan menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah ini,” ucapnya.

Diketahui, pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam berakhir duka.

Aremania yang tidak puas dengan kekalahan tim kesayangannya di kandang sendiri menyerbu ke lapangan sehabis peluit panjang dibunyikan.

Untuk menindaki aksi para suporter tersebut, pihak keamanan menembakkan gas air mata yang akhirnya menimbulkan korban jiwa. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan