Tragedi Kanjuruhan Jadi Peristiwa Yang Paling Banyak Menelan Korban Jiwa Nomor 2 di Dunia Olahraga

  • Bagikan
Tragedi di Kanjuruhan

FAJAR.CO.ID,MALANG -- Buntut dari tragedi mengerikan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu 1 Oktober 2022, usai laga Arema menghadapi Persebaya.

Kerusuhan terjadi diawali dari ribuan Aremania yang merangsek masuk ke area lapangan usai peluit tanda berakhirnya pertandingan usai.

Diduga disebabkan oleh penggunaan gas air mata di dalam stadion. Karena jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.

Banyaknya suporter yang membutuhkan bantuan medis tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan. Dikabarkan, 127 orang tewas dalam peristiwa itu.

Dilansir dari Deadliest Soviet Matches in History, Jumlah korban yang mencapai ratusan nyawa tersebut. Membuat Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang menjadi Peristiwa yang paling banyak menelan korban jiwa Nomor dua di dunia olahraga. 

Sebelumnya ada tragedi yang terjadi di Estadio Nacional Disater, Lima, Peru. Pada 24 Mei 1964 yang menelan korban lebih banyak yakni 328 nyawa. 

Kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang ini tentu menjadi catatan kelam untuk sepakbola Indonesia khususnya PSSI selaku federasi. 

(Erfyansyah/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan