Hamka B Kady: Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan!

  • Bagikan
Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady (foto: Hendra/DPR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tak ada sepakbola yang seharga nyawa. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi berdarah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, usai laga Arema FC versus Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Anggota DPR RI Hamka B Kady turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. Ia menyebut ratusan korban jiwa yang meninggal dunia bukan perkara biasa melainkan soal nyawa manusia.

Politisi Golkar asal Sulsel ini menegaskan setiap peristiwa yang mengakibatkan nyawa melayang harus ada yang bertanggung jawab.

"Saya turut berbelasungkawa kepada seluruh keluarga korban peristiwa tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," tutur Hamka B Kady saat dihubungi, Senin (3/10/2022).

Hamka meminta tragedi ini menjadi pintu masuk untuk pembenahan sepak bola secara menyeluruh. Dan berharap kasus ini diusut sampai tuntas.

"Ini harus jadi momentum untuk mengevaluasi sepakbola Indonesia. Kasus ini harus diusut tuntas. Harus ada hukuman yang dijatuhkan agar kelalaian tersebut tidak lagi terjadi, serta sebagai efek jera. Terutama karena ada dugaan kesalahan SOP dalam penanganan massa," pintanya.

"Untuk seluruh keluarga korban agar diberi ketabahan menghadapi musibah ini," sambung Hamka.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Universitas Hasanuddin Prof Slamet Sampurno mengatakan larangan penggunaan gas air mata tertuang dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations.

Intinya senjata api atau gas untuk mengontrol kerumunan dilarang dibawa ke dalam lapangan. Namun, yang terjadi sebaliknya. Polisi menembakkan gas air mata dengan melihat kondisi yang mulai anarkis.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan