Jokowi Bilang Liga Diberhentikan Sementara, Dandhy Laksono: Kirain Mau Evaluasi Menyeluruh

  • Bagikan
Dandhy Laksono / Instagram

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Jurnalis senior Dandhy Laksono menyentil Presiden Jokowi terkait responnya atas tragesi keeusuhan di Kanjuruan Malang. Presiden Jokowi hanya meminta Liga diberhentikan sementara.

Tragedi yang menelan 182 korban jiwa itu seketika menjadi perhatian publik tanah air.

"Kirain mau evaluasi menyeluruh dan sistemik terkait polisi dan fungsi tentara juga," ujar Dandhy dikutip dari unggahan twitternya, @Dandhy_Laksono (2/10/2022).

Dandhy menambahkan, melihat akar masalah kekerasan yang eksesif di kalangan aparatnya sendiri saja, dia (Presiden Jokowi) tak mampu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi Saya menyampaikan dukacita mendalam atas tragedi sepakbola yang membawa korban jiwa di Kanjuruhan, Malang, tadi malam.

"Atas kejadian ini, saya memerintahkan untuk menghentikan sementara liga sepakbola PSSI sampai evaluasi dan perbaikan pengamanan dilakukan,* ujae Jokowi, dikutip dari unggahan twitternta, @jokowi.

Sebelumnya juga, dengan tegas Politisi Akbar Faizal tegas meminta kepada FIFA untuk memberikan sanksi berat kepada Indonesia, khususnya PSSI. Hal itu tidak lepas dari tragedi mengenaskan di stadion Kanjuruhan Malang.

"Yang terhormat @FIFA , batalkan Indonesia sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 dan beri sanksi kepada PSSI sesuai statuta FIFA," ujar Akbar dikutip dari unggahan twitternya, @akbarfaizal68 (2/10/2022).

Mantan anggota DPR RI itu lanjut menambahkan, tidak lagi percaya pada PSSI. Menurutnya, PSSI amatir sebagai pengayom sepak bola Indonesia.

"Kami tidak lagi mempercayai PSSI. Mereka adalah amatir. Berikan sanksi yang berat bagi sepak bola Indonesia. Kami malu dan terluka. @jokowi @DPR RI @theafcdotcom," tandasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan