Menko PMK Sebut Korban Tragedi Kanjuruhan 445 Orang, Henri Subiakto: Harus Diusut Tuntas

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Menteri Kordinator (Menko) Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut ada 440 korban dalam tragedi di Kanjurhan, Malang. Jumlah tersebut total dari yang tewas dan luka-luka.

Tragedi ini menyita simpati publik hingga dunia internasional. Mantan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Henri Subiakto turut angkat suara.

Melalui akun Twitter pribadinya, ia menuturkan tragedi yang menean korban ratusan orang ini mesti diusut tuntas.

“Ini tragedi yang membawa korban sedemikian banyak, harus diusut tuntas dan yang salah dalam kebijakan wajib dimintai tanggung jawab dan kena sanksi,” imbuhnya, Senin (3/10/2022).

Selain itu, pakar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga ini juga meminta agar pemerintah tidak abai pada korban dan keluarga.

“Sedang korban dan keluarganya harus jadi perhatian negara. Semoga ini duka cita terakhir Indonesia, dan tak ada lagi tragedi bola seperti ini,” ungkapnya.

Diketahui, total korban hingga (2/10) yang diumumkan Menko PMK sebanyak 448 orang, baik yang meninggal maupun mengalami luka.

Muhajir merinci dari 448 korban itu, sebanyak 302 orang di antaranya mengalami luka ringan, 21 orang luka berat, dan 125 orang meninggal dunia.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan