Nasdem Deklarasi Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Ruhut Sitompul Bilang Indonesia Tengah Berduka

  • Bagikan
Ruhut Sitompul. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Keputusan Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada pilpres 2024 mendatang, mengundang respons banyak kalangan.

Respons terhadap pencapresan Anies Baswedan itu, tidak hanya datang dari kalangan tokoh yang memang mengharapkan Gubernur DKI Jakarta itu diusung sebagai capres, namun juga datang dari tokoh yang selama ini banyak mengkritik kepemimpinan mantan Mendikbud itu.

Dari lawan politiknya, respons salah satunya datang dari Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul yang ikut angkat bicara atas pendeklarasian Anies Baswedan sebagai capres 2024 oleh Partai NasDem. Bahkan, deklarasi itu dikait-kaitkan dengan duka sepak bola tanah air, menyusul tragedi Stadion Kanjuruhan yang memakan seratusan korban jiwa.

Ruhut mengaku prihatin terhadap deklarasi itu karena digelar saat Indonesia tengah berduka atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

"Kita mesti jaga perasaan, kita masih berduka, begitu juga Anies, kan, dia masih gubernur," ujar Ruhut kepada JPNN.com, Senin (3/10).

Dia lantas mengutip perkataan seorang filsuf dari Yunani untuk menanggapi deklarasi pencapresan Anies oleh Partai NasDem. "Filsuf dari Yunani itu jelas, kan, mengatakan orang kalau sudah berpolitik itu waduh kejamnya enggak ketolongan, menghalalkan segala cara, nah, itulah cara sekarang ini, mungkin begitu," ujar Ruhut.

Kendati demikian, Ruhut meyakini Anies Baswedan tidak akan memenangi Pilpres 2024 jika jadi maju sebagai capres.

"Enggak usah khawatir ini reformasi, rakyat sekarang sudah cerdas, sudah bisa menilai cuman mereka enggak mau berbicara," ujar Ruhut.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan