Peneliti IDEAS Puji Kebijakan Erick Thohir yang Bangun Infrastruktur Tanpa Utang

  • Bagikan
Menteri BUMN Erick Thohir

JAKARTA - Kebijakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membangun infrastruktur nasional tanpa utang menuai pujian dan dukungan dari publik. Pasalnya, sistem pembangunan infrastruktur ini sumber pendanaan dari dari investasi bukan dari utang.

Lewat Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SFW) ini, Pemerintah lewat Kementerian BUMN membiayai pembangunan infrastruktur nasional dengan sumber pendanaan dari modal. Modal ini bersumber dari dana pemerintah, juga dari investasi lembaga-lembaga keuangan banyak negara yang akan diinvestasikan di Indonesia melalui SWF yang diberi nama Indonesia Investment Authority (INA).

Menanggapi kebijakan Menteri BUMN ini, Peneliti Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS) Huzni Mubarok sangat mendukung kebijakan Erick Thohir soal pembangunan infrastruktur tanpa utang, karena utang luar negeri Indonesia makin membengkak, sehingga hingga perlu ada kebijakan-kebijakan yang menghindari utang.

“Jadi kami dari IDEAS menilai bahwa infrastruktur itu memang sangat bagus ketika memang tidak perlu membebankan utang kepada APBN karena mengingat beban utang APBN ini sudah sangat besar sekali ditambah biaya bunganya lebih besar lagi,” kata Huzni Mubarok, dalam keterangannya, Senin (3/10).

Huzni juga memuji kebijakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini, pasalnya dengan pembangunan melakukan skema investasi dan tanpa utang, pemerintah bisa mengukur sejauh mana keuntungan yang didapatkan dari pembangunan infrastruktur lewat investasi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan