Plt Bupati Mimika Sebut Laporan Dugaan Korupsi terhadapnya hanya Persoalan Kecil dan Bisa Diselesaikan Kolega, Nailo Jangkup: Sikap Arogansi

  • Bagikan
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Mimika, Papua, Johannes Rettob,

FAJAR.CO.ID, PAPUA -- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Mimika, Papua, Johannes Rettob, dinilai sejumlah pihak telah membuat kegaduhan terkait pernyataannya mengenai sejumlah persoalan yang ada di lingkungan pemerintahan Kabupaten Mimika.

"Sebagai masyarakat Mimika yang taat hukum, saya sangat prihatin dan menyesal dengan pernyataan Plt Bupati Mimika. Johannes Rettob yang membuat gaduh dalam pemerintah Kabupaten Mimika," ujar tokoh daerah bernama Nailo Jangkup, Senin (3/10/2022).

Sebuah peristiwa yang menimbulkan keprihatinan dan sangat disesalkan oleh warga Mimika. Menurutnya beberapa pihak menilai, bahwa hal itu suatu tindakan yang tak mencerminkan seorang pemimpin yang tidak baik.

"Beliau justru mempertontonkan sikap arogansi dan diktator serta ketidakpatuhan kepada hukum. Ini negara hukum. Pernyataan itu menunjukan bahwa wakil Bupati Johannes Rettob tidak bisa tersentuh hukum atau kebal hukum", sambung Nailo.

Johannes Rettob yang sedang diproses dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Pesawat dan Helikopter sewaktu dirinya menjabat Kadis Perhubungan, juga dinilai terlalu arogan dan merendahkan masyarakat.

Johannes Rettob dinilai sempat mengatakan jika kasus pengadaan helikopter merupakan persoalan kecil, dan mengklaim banyak koleganya mampu menyelesaikan perkara tersebut.

"Membuat pernyataan bahwa laporan tentang tindak pidana pengadaan pesawat dan helikopter ke Polda Papua adalah persoalan kecil, yang dapat diselesaikan karena banyak rekannya di Polda Papua," ujarnya.

Sikap Johannes Rettob yang juga disesali adalah, dia kerap menyalahkan pegawai dibawahnya dan merasa dirinya selalu dizolimi apabila namanya dikait-kaitkan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Helikopter milik Pemkab Mimika.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan