Prank KDRT, Sahabat Polisi Laporkan Baim Wong dan Paula Verhoeven

  • Bagikan
Baim Wong dan Paula Verhoeven

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Sahabat Polisi tampaknya tidak terima dengan aksi prank pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pasangan suami istri Baim itu pun telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin, (3/10).

Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi, Zanzabella menyatakan, laporan polisi ini dibuat karena prank yang dilakukan Baim Wong dinilai membuat konten pembodohan masyarakat. Selain itu, Sahabat Polisi juga keberatan institusi polisi seperti dijadikan main-main.

“Makanya kami harus bertindak untuk menjaga nama baik institusi Polri,” ujar Zanzabella di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/10).

Kasi Humas Polres Metro Jaksel, AKP Nurma Dewi membenarkan adanya laporan polisi terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Menurutnya, laporan polisi dibuat didasari oleh dua hal. Pertama, kasus KDRT termasuk isu serius tidak tepat jika dijadikan candaan atau prank. Kedua, laporan polisi bukan sesuatu yang tepat untuk dijadikan lucu-lucuan.

“Mereka itu yang melaporkan ke Polres Jakarta Selatan karena mereka tidak suka. Itu kan bohong meski ujung-ujungnya prank, tapi kan nggak patut untuk KDRT,” kata AKP Nurma Dewi kepada JawaPos.com.

Laporan terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven terdaftar dengan nomor LP/B/2386/X/2022 Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 3 Oktober 2022. Keduanya dijerat dengan pasal laporan bohong yakni Pasal 220 KUHP.

“Itu terkait pemberitahuan atau laporan tidak ada tapi dilaporkan ada. Ancaman hukumannya 1 tahun 4 bulan,” jelas AKP Nurma Dewi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan