Ungkap Alasan Penggunaan Gas Air Mata, Said Didu Suruh Mahfud MD Tonton Video yang Beredar

  • Bagikan
Kericuhan terjadi setelah laga antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (1/10). (Twitter)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA—Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara Muhammad Said Didu singhung pernyataan Mahfud MD soal penggunaan gas air mata oleh polisi untuk mengendalikan massa pada tragedi Kanjuruhan.

Melalui akun Twitternya, ia meminta Menko Politik, Hukum dan Keamanan menyaksikan video yang menurutnya kejadian sebenarnya di lapangan.

“Prof @mohmahfudmd yth, semoga Bpk berkenan menyaksikan video kejadian sebenarnya dan saksi dilapangan,” ungkapnya, Senin (3/10/2020).

Menurut pria kelahiran Pinrang ini, melihat video tersebut penting dilihat sebelum mendengar pernyataan polisi soal penggunaan gas air mata di stadion.

“Semoga Bpk berkenan menyaksikan video kejadian sebenarnya dan saksi dilapangan sebelum bapak membenarkan keterangan polisi,” ujarnya.

Bagi Said Didu, tragedi ini merupakan tragedi serius. Dan jadi perhatian dunia.

“Ini masalah sangat serius Pak, ratusan korban (termasuk anak-anak) jadi tontonan dunia,” tandasnya.

Diketahui, Mahfud MD membeberkan alasan polisi menggunakan gas air mata karena sekitar 2.000 orang turun untuk mengejar para pemain baik dari Arema FC maupun Persebaya. Oleh sebab itu, polisi menembakkan gas air mata agar situasi kembali kondusif.

Hingga saat ini, tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, menewaskan 174 orang.

(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan