Operasi Zebra 2022 Kembali Dilakukan, Ini 14 Pelanggaran yang Diincar Polisi

  • Bagikan
Ilustrasi Operasi Zebra

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR -- Operasi Zebra Jaya 2022 resmi berlangsung Senin 3 Oktober 2022. Selama operasi tersebut berlangsung, kepolisian akan lebih gencar berjaga menindak belasan jenis pelanggaran lalu lintas.

Operasi Zebra Jaya 2022, seperti dikutip dari situs NTMC Polri, berlangsung sejak 3-16 Oktober 2022 mendatang.

Tema dari operasi kali ini adalah ‘Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas yang Presisi’.

Kepolisian mengerahkan hingga sekitar 23.600 personil untuk berjaga di 33 provinsi selama Operasi Zebra Jaya 2022.

Hanya Kepolisian Daerah (Polda) Bali yang tidak melaksanakannya.

Berikut adalah jenis-jenis pelanggaran yang paling diincar selama Operasi Zebra Jaya 2022 pada awal hingga medio Oktober nanti, beserta hukumannya menurut Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

  1. Melawan arus (ancaman denda Rp500 ribu)
  2. Berkendara di bawah pengaruh alkohol (denda maksimal Rp750 ribu)
  3. Menggunakan HP saat mengemudi (denda terbanyak Rp750 ribu)
  4. Tidak menggunakan helm SNI (denda paling banyak Rp250 ribu)
  5. Mengemudikan kendaraan tanpa sabuk pengaman (denda termahal Rp250 ribu)
  6. Melebihi batas kecepatan (denda terbesar Rp500 ribu)
  7. Berkendara di bawah umur, tidak memiliki SIM (denda maksimal Rp1 juta)
  8. Kendaraan roda dua yang tak dilengkapi perlengkapan standar (denda paling banyak Rp250 ribu)
  9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tak memenuhi persyaratan layak jalan (denda paling banyak Rp500 ribu)
  10. Sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang (denda paling banyak Rp250 ribu)
  11. Kendaraan bermotor tak dilengkapi STNK (denda sebesar-besarnya Rp500 ribu)
  12. Melanggar bahu jalan (denda maksimal Rp750 ribu)
  13. Kendaraan Bermotor memasang rotator atau sirene yang bukan peruntukannya khusus pelat hitam (kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp250 ribu)
  14. Penertiban kendaraan yang memakai pelat rahasia/pelat dinas.(Erfyansyah/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan