Tragedi Kanjuruhan, Tokoh NU ke Ade Armando: Kau Bilang Mereka Anarkis, Padahal Mulutmu yang Anarkis

  • Bagikan
ILUSTRASI. Dampak dari kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan ratusan orang, sebanyak 25.000 orang sudah menandatangani petisi menolak polisi menggunakan gas air mata. (ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial, Ade Armando, menjadi sorotan warganet. Pasalnya, dosen Universitas Indonesia (UI) mengatakan Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu disebabkan oleh tindakan dari suporter Arema FC.

Pernyataan pria yang pernah menjadi korban pengeroyokan saat hadir dalam demonstrasi di depan gedung DPR itu tayang di channel CokroTV. Tak ayal, potongan videonya itu pun viral di jagad media sosial.

Ade Armando juga menegaskan, haruslah bersikap objektif melihat permasalahan yang terjadi pada tragedi Kanjuruhan.

"Sekali lagi, marilah kita bersikap objektif, yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua peraturan dalam stadion, dengan gaya preman masuk ke lapangan, petentengan. Dalam pandangan saya, polisi sudah melaksanakan kewajibannya," beber Ade Armando.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Umar alias Muhammad Umar Syadat Hasibuan pun merespons pernyataan Ade Armando itu.

Menurut Gus Umar, pernyataan itu membuat geram, belum selesai duka orang tua yang kehilangan anaknya di tragedi Kanjuruhan, malah menghina mereka yang wafat.

"Gmn orang gak membencimu ade armando. Blm selesai duka orang tua yg kehilangan anaknya krn tragedy kanjuruhan kau sdh hina2 yg wafat. Siapa yg gak geram lht ucapanmu ini. Nanti didatangi fans arema kau bilang mrk anarkis pdhl mulutmu ini yg anarkis,"cuit Gus Umar yang dikutip FAJAR.CO.ID, Selasa (4/10/2022).

Tak hanya itu, ada warganet yang menilai, Ade Armando jangan banyak bicara kalau tidak tahu langsung di lapangan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan