Wanita Ditandu 5 Jam di Jalan Rusak dan Berlumpur, Ternyata Warga Desa Way Haru

  • Bagikan
Seorang wanita ditandu oleh masyarakat saat akan dibawa ke Puskesmas. Foto: Tangkap layar video viral

FAJAR.CO.ID, SUMATERA BARAT -- Warga Desa Way Haru, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Sumatera Barat, tampaknya masih harus melewati hari-harinya dengan perjuangan keras.

Pasalnya, fasilitas dan infrastruktur publik di wilayah ini masih sangat terbatas. Untuk akses jalan misalnya, warga hanya bisa menempuh dengan jalan kaki apalagi pada saat musim hujan.

Warga yang harus mendapat perawatan medis karena sakit misalnya, terpaksa harus ditandung. Kejadian pun menjadi viral setelah salah seorang wanita yang merupakan warga Desa Way Haru harus dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan medis.

Dari keterangan dalam video, wanita tersebut ditandu selama kurang lebih lima jam menuju Puskesmas, karena akses jalan tanah yang sulit untuk dilalui oleh kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

Salah seorang warga Way Haru, I Wayan Sudana mengatakan wanita yang ditandu bernama Satinah (35). Rupanya perempuan itu ditandu karena mengalami keguguran beberapa waktu lalu.

"Awalnya dia keguguran. Namun, korban tidak mendapatkan perawatan, sehingga mengalami sakit-sakitan beberapa bulan ini," jelasnya, Selasa (4/10).
Dia mengatakan akses rumah perempuan itu ke tempat pelayanan kesehatan harus menempuh jarak 18 kilometer.

"Saat itu kurangnya alat medis, sehingga tidak ada perawatan untuk ibu Sutina, menyebabkan kondisinya tak kunjung membaik," jelas Wayan.

Wahyu mengungkapkan bahwa tak hanya akses jalan yang susah untuk dilalui, daerah mereka juga susah akan aliran listrik.

"20 tahun saya tinggal di sini (Way Hura), tetapi akses jalan belum pernah diperbaiki, bahkan listrik pun tidak ada, padahal di sini ada tiga desa dan penduduknya mencapai ribuan," pungkasya. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan