Bakal Ada Sanksi dari FIFA Terkait Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Respons Begini

  • Bagikan
Presiden Jokowi --Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID -- Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang sontak menghebohkan dunia. Tentu saja, Presiden FIFA Gianni Infantino, telah mengetahui kabar tersebut.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui telah menelepon Presiden FIFA setelah terjadinya peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu malam (1/10/2022).

“Hari Senin malam saya telah bertelepon langsung, berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Presiden Infantino, berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang,” kata Jokowi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10).

Selain itu, kepala negara juga mengaku membahas tentang Piala Dunia sepak bola U-20, dimana Indonesia akan jadi tuan rumah pada ajang yang akan digelar tahun depan itu. Terkait potensi sanksi atas peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada organisasi sepak bola internasional itu, dalam hal ini FIFA.

“Juga berbicara mengenai FIFA U-20 berbicara banyak, tetapi keputusan apa pun kewenangan di FIFA,” ujar Jokowi.

Dalam mengusut tragedi Kanjuruhan, Pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang bertindak sebagai Ketua TGIPF Tragedi Kanjuruhan menargetkan investigasi kasus tersebut akan selesai dalam waktu satu bulan.

’’Tim pencari fakta diminta bekerja kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah bisa menyimpulkan. Karena masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui, tinggal masalah-masalah detailnya yang itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan,” kata Mahfud usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/10).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan