Bicara dengan Gianni Infantino, Jokowi Serahkan Sepenuhnya kepada Presiden FIFA

  • Bagikan
President FIFA, Gianni Infantino/Cyril NDEGEYA / AFP via Getty Images

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang membuat dunia sepak bola Indonesia tanda tanya. Terutama terkait dengan sanksi apa yang bakal diterima Indonesia dari FIFA.

Terkait kejadian itu, Presiden Joko Widodo bahkan telah melakukan komunikasi langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk membicarakan peristiwa yang memakan ratusan korban jiwa setelah terjadinya peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Apalagi, tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu pun sontak menghebohkan dunia.

“Hari Senin malam saya telah bertelepon langsung, berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Presiden Infantino, berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang,” kata Jokowi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10).

Selain itu, kepala negara juga mengaku membahas tentang Piala Dunia sepak bola U-20, dimana Indonesia akan jadi tuan rumah pada ajang yang akan digelar tahun depan itu.

Terkait potensi sanksi atas peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada organisasi sepak bola internasional itu, dalam hal ini FIFA. “Juga berbicara mengenai FIFA U-20 berbicara banyak, tetapi keputusan apa pun kewenangan di FIFA,” ujar Jokowi.

Terkait kasus tragedi Kanjuruhan itu, pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD yang bertindak sebagai Ketua TGIPF Tragedi Kanjuruhan menargetkan investigasi kasus tersebut akan selesai dalam waktu satu bulan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan