Kompolnas Ambil Bagian pada Tragedi Kanjuruhan, Politisi Demokrat: Ikut-ikut Aja Nih Komisi

  • Bagikan
Cipta Panca Laksana

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kader Partai Demokrat Cipta Panca Laksana, mendadak menyinggung Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang juga ambil bagian pada tragedi Kanjuruhan.

Panca tidak lupa menyentil bagaimana Kompolnas dalam menangani kasus Sambo yang berjilid-jilid. Pada kasus Sambo, sebagaimana diketahui Kompolnas terlihat tidak berdaya.

"Bangke nih ikut-ikut aja nih komisi. Udah babak belur di kasus Sambo. Sekarang ikutan pula di kasus Kanjuruhan," sentil Panca dikutip dari unggahan twitternya, @panca66 (4/10/2022).

"Seperti kata Mahfud di DPR, kalau mau bubarkan ya bubarkan saja. Yang bikin kan DPR, katanya. Setuju dibubarkan!!!," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Kompolnas mengonfirmasi ada beberapa pintu di Stadion Kanjuruhan, Malang yang dikunci saat tragedi gas air mata terjadi pada Sabtu (1/10/2022).

Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto mengatakan belum diketahui secara pasti siapa yang menutup pintu tersebut. Sementara, berdasarkan keterangan yang didapat oleh pihaknya, Kapolres Malang tidak memerintahkan penutupan pintu tersebut.

Biasanya, dalam pertandingan sepak bola, pintu dibuka 15 menit sebelum pertandingan berakhir. Wahyu menjelaskan bahwa dalam stadion tersebut terdapat 15 pintu, dua di antaranya berukuran besar.

Dia belum mengetahui secara detail berapa jumlah pintu yang terkunci. Namun, akibat ada pintu yang dikunci tersebut, para supporter kesulitan ke luar saat gas air mata disemprotkan.

Sebelumnya, tragedi Kanjuruhan bermula saat polisi menembakan gas air kepada para penonton sepak bola. Polisi mengklaim gas air mata itu ditembakkan untuk melerai kerusuhan di para pendukung Arema yang kecewa dan turun ke lapangan untuk menemui tim dan ofisial.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan