Soal Isu Anies Dijegal Firli Bahuri, Novel Baswedan: Kepercayaan Publik ke KPK Akan Turun

  • Bagikan
Novel Baswedan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menanggapi isu penjegalan Anies Baswedan melanggeng di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Novel, jika benar Ketua KPK Firli Bahuri bermanuver untuk menjegal Anies lewat kasus korupsi Formula E, maka akan sangat berbahaya.

Novel merincikan dua alasan kenapa hal itu berbahaya jika benar terjadi. Pertama kata dia, jelas akan ada korban.

“Akan ada korban. Orang yang mungkin tidak bersalah, orang yang kemudian punya prestasi tertentu untuk menjadi pemimpin di negara ini. Atau legislatif, dia bisa dijegal,” ungkapnya, dikutip Fajar dari Youtube Channel Novel Baswedan, Rabu (5/10/2022)

Selain itu, menurut Novel, bahaya yang kedua karena akan membuat kepercayaan publik pada lembaga penegak hukum. Terutama yang bertugas memberantas korupsi.

“Seperti KPK (kepercayaan publik) akan semakim turun. Ini yang perlu kita perhatikan. Perlu kita jaga,” paparnya.

Novel bilang, kalaupun kemudian hari ternyata KPK dalam hal ini Fili Bahuri sebagai Ketua dan Alex sebagai wakilnya melakukan penjegalan untuk alasan tertentu. Maka kepercayaan publik jelas akan turun.

“Seandainya dia nekat untuk itu. Yang rugi kita semua. Dan pasti rugi ke pemerintah karena dampaknya ke negara,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, mencuat dugaan kasus korupsi Formula E dijadikan alat untuk menjegal Anies Baswedan menuju pemilihan presiden 2024.

Walaupun begitu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menuturkan, pihaknya tidak takut dianggap memaksakan kelanjutan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait Formula E.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan