Tak Sepakat Pencalonan Anies Baswedan, Kader Nasdem Semarang Mundur

  • Bagikan
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) bersama Anies Baswedan di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10). FOTO: Ricardo/JPNN.com.

FAJAR.CO.ID, SEMARANG - Beberapa kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) bermunculan mengundurkan diri setelah partainya mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai NasDem Banyumanik Kota Semarang Hanandityo Narendro menyebut akan mengundurkan diri dalam waktu dekat ini. "Saya rencana minggu ini mengajukan (pengunduran diri, red) secara resmi," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (5/10).

Hanandityo menyatakan pengunduran dirinya sebagai kader partai pimpinan Surya Paloh lantaran merasa tidak cocok dengan Anies Baswedan. "Saya sendiri sudah menyatakan statement kepada pengurus Jawa Tengah maupun Kota (Semarang, red) itu sejak rakernas di akhir Juni," ujarnya.

Dia mengaku ketidakcocokan itu timbul sejak Rakernas Partai NasDem yang memunculkan capres masih tiga nama yakni, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Andika Perkasa.

Dia menjelaskan selain tidak cocok dengan Anies Baswedan, pengunduran diri juga karena sejalan dengan arah partainya sekarang ini menuju kontestasi politik 2024. "Sudah tidak sejalan dengan cara berpolitik saya yang praktis, positif, dan merangkul," ujarnya.

Walau begitu, dirinya tetap menghormati keputusan rekan-rekannya yang masih bertahan menjadi kader Partai Nasdem memenangkan Anies Baswedan sebagai capres dua tahun mendatang.

"Saya pribadi sangat menghormati teman-teman yang masih bertahan," tuturnya yang juga menjabat Sekretaris Garda Pemuda Nasdem DPD Kota Semarang itu.

Begitu juga dengan Shafigh Pahlevi Lontoh, Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Semarang yang mengaku telah mengundurkan diri setelah rakernas, jauh sebelum penetapan Anies Baswedan sebagai capres.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan