Tragedi Kanjuruhan, Ernest Prakasa: Pandemi Udah Jadi Endemi, Tapi Kebiasaan Pejabat Buat Cuci Tangan Masih Konsisten Ya?

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Komedian Ernest Prakasa menyinggung para oknum pejabat yang seharusnya bertanggungjawab pada tragedi Kanjuruhan.

"Meski pandeminya udah jadi endemi, tapi kebiasaan pejabat buat cuci tangan masih konsisten ya?," singgung Ernest Prakasa pada unggahan twitternya, @ernestprakasa (5/10/2022).

Sebagaimana diketahui, pihak yang semestinya bertanggungjawab pada tragedi tersebut tidak akan lari jauh dari PSSI. Selain itu, juga yang seharusnya terseret, selain Manajemen Arema, Kemenpora, dan tentunya aparat yang bertugas mengamankan stadion.

Namun, yang terjadi dan disaksikan publik adalah saling lempar batu sembunyi tangan. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule sebelumnya diminta untuk bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa.

Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke area lapangan.

Kerusuhan tersebut semakin membesar ketika sejumlah flare, termasuk benda-benda lain, mulai dilemparkan oleh suporter. Petugas keamanan gabungan dari Polri dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut hingga akhirnya menggunakan gas air mata.

Berdasarkan data terakhir, korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan itu sebanyak 125 orang. Selain itu, dilaporkan sebanyak 323 orang mengalami luka pada peristiwa itu.

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan