Usutan Tragedi Kanjuruhan Tak Jelas, Hensat: Belum Ada Pejabat yang Mau Bertanggung Jawab

  • Bagikan
Hendri Satrio (foto: dok Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Politik Hendri Satrio menyebut tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur masih tak jelas.

“Masih gelap usutan Tragedi Kanjuruhan,” katanya dalam akun sosial medianya Rabu, (5/10/2022).

Apalagi kata dia, belum ada pejabat yang mau bertanggung jawab apalagi yang mau mundur karena peristiwa tersebut.

“Sisi lain, belum ada pejabat yang mau bertanggung jawab, apalagi yang mau mundur,” tandasnya.

Diketahui, laporan terkait jumlah korban peristiwa ini berbeda-beda, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa (4/10/2022) pukul 10.00 WIB, korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan mencapai 131 orang.

Kasus Tragedi Kanjuruhan ini sudah masuk tahap penyidikan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menonaktifkan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2098/X/KEP./2022 tertanggal 3 Oktober 2022.

Setidaknya ada 9 komandan Brimob Polda Jatim yang telah dicopot dari jabatannya gegara peristiwa itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Abdul Haris Arema FC pun resmi dijatuhkan sanksi berat dengan mencabut haknya beraktivitas di lingkungan sepakbola seumur hidup. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan