Ma’ruf Amin Beber Hasil Survei, Indonesia Peringkat Ketujuh Negara Paling Religius

  • Bagikan
Wapres Ma'ruf Amin saat peringatan Waisak 2566 BE.

Oleh karena itu, seharusnya stunting dapat teratasi karena Indonesia juga memiliki dai, daiyah, dan penyuluh agama yang mempunyai peran sebagai wadah untuk meneruskan pesan-pesan kebaikan kepada umat seperti edukasi bahaya stunting melalui ceramah, khutbah, dan tausiah.

“Saudara-saudara adalah penyampai nilai-nilai dan pesan keagamaan di masyarakat sekaligus sebagai sumber ilmu, pendidik juga, penggerak juga, dan teladan bagi umat,” ucap Wapres.

Sebagai upaya mewujudkan generasi bangsa yang beragama dan sehat, Ma’ruf mengingatkan agar para penceramah menyelipkan materi stunting dalam dakwahnya melalui enam prinsip yakni mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dan makan makanan yang bergizi terutama kepada ibu dan bayi hingga usia dua tahun.

Aspek lainnya adalah materi pentingnya memberikan pengasuhan yang baik, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan termasuk makanan pendamping ASI selama enam bulan serta konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, calon pengantin, dan ibu hamil.

Materi lainnya adalah mencegah perkawinan anak dan melakukan pendekatan dengan cara yang santun dan mudah dipahami. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menekankan bahwa keberhasilan bagi sebuah negara bisa diukur melalui indeks pembangunan manusia. Negara akan maju jika masyarakatnya mempunyai umur yang panjang, sehat, dan produktif.

Indonesia, kata dia, memang akan menikmati bonus demografi. Namun bayang-bayang stunting yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurang asupan gizi, membawa malapetaka terhadap kualitas penerus bangsa di masa depan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan