Banjir Jakarta Renggut Nyawa, Tangan Dingin Ahok Dirindukan, Sedia Payung Sebelum Hujan

  • Bagikan
mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (foto: Instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pegiat Media Sosial Jhon Sitorus mendadak rindu tangan dingin mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kendalikan banjir di Jakarta.

Hal itu senada dengan adanya pergantian musim. Oktober sebagaimana diketahui merupakan bulan hujan. Dan, rata-rata banjir akan terjadi di mana-mana jika masuk bulan penghujan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 17 ruas jalan dan 41 RT tergenang air banjir akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota per pukul 18.00 WIB.

Jumlah RT yang tergenang banjir Jakarta tersebut setara 0,135 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah ibu kota. Hal itulah yang membuat Jhon geram dan sontak rindu sosok Ahok.

"Kondisi Jakarta yang makin amburadul hari ini jadi rindu Ahok," ujar Jhon Sitorus dikutip dari unggahan twitternya, @Miduk17, Jumat (7/10/2022).

Menurut Jhon, pada era Ahok bahkan pernah hujan semalaman. Tapi tidak separah saat ini yang terjadi di Jakarta.

"Sekarang bahkan lebih seram, banjir bahkan menewaskan warganya (anak2) sendiri," tandas Jhon.

Kamis (6/10/2022) sore, ada tiga siswa wafat dan dua anak terluka akibat banjir di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Jakarta.

"Apa yang membedakan Ahok dengan sekarang? Ahok sedia payung sebelum hujan," katanya.

Jhon menyampaikan, di era kepemimpinan gubernur Ahok, persiapan menghadapi banjir dilakukan preventif.

Saat musim kemarau, Jakarta sibuk dengan bersih-bersih waduk, gorong-gorong, dan kali-kali kecil. Semua saluran air dibersihkan agar saat menyambut musim penghujan aliran air tidak mampet

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan