DPR Sebut Tindakan Polisi Untuk Cegah Chaos, Said Didu Ingatkan Jumlah Korban Jiwa

  • Bagikan
Said Didu

FAJAR.CO.ID,JAKARTA—Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Ali menyebut tindakan polisi di Stadion Kanjuruhan tidak didasarkan pada niat buruk, tapi untuk cegah chaos.

Politisi Nasdem itu menegaskan, polisi memiliki niat baik. Namun selayaknya manusia tidak lepas dari kesalahan dan khilaf.

Menanggapi hal itu, Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menanggapi dengan satire.

Melalui akun Twitternya, ia mengingatkan Ahmad Ali soal nyawa yang melayang saat Tragedi Kanjuruhan.

“Ingat nyawa rakyat yang jadi korban sangat banyak!” tegas pria yang dikenal getol menanggapi isu sosial, politik dan ekonomi itu, Jumat (7/10/2022).

Pernyataan pria bernama lengkap Muhammad Said Didu ini pun turut ditanggapi warganet di Twitter.

“Berarti DPR itu bukan ‘wakil rakyat’ lagi,” kata akun Twitter @auliya0326.

“Mereka lupa duduk di sana karena rakyat,” sentil akun Twitter @Budiantar4.

Sebelumnya, Ahmad Ali menganggap tindakan aparat kepolisian saat pengamanan di Stadion Kanjuruhan tidak berniat menghilangkan nyawa.

Politikus Partai NasDem itu menilai tindakan aparat kepolisian di stadion itu merupakan bentuk kelalaian, namun sebenarnya didasari niat baik.

"Saya yakin aparat hukum tidak punya niat untuk itu. Tindakan yang terjadi diduga merupakan bentuk kelalaian dan niatnya baik untuk mencegah chaos dari penonton, sehingga terjadi kekeliruan dalam bertindak. Tentunya kita sesali. Namun sekali lagi manusia tidak luput dari salah dan khilaf," kata Ali lewat keterangan tertulis, Kamis (6/10).

Lebih jauh, ia pun meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bekerja dengan hati-hati. Pasalnya, tragedi ini dianggap berpotensi menimbulkan kegaduhan jika dilakukan serampangan.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan